• Jl. Tentara Pelajar no.12
  • (0251) 8323012; 081377277346
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
46 dilihat       14 Oktober 2026

BRMP SDLP Latih 100 Petani Kopi Tanggamus, dari Uji Hara Tanah hingga Pembuatan Pupuk Organik

Tanggamus, 7-8 Oktober 2026 — Mendorong pemupukan yang tepat sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) melaksanakan Klinik Modernisasi Pertanian (KMP) di Desa Campang, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Kegiatan ini diikuti 100 petani kopi dari Desa Campang, Sidokato, dan Gisting Atas, termasuk petani milenial dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT).

Pelatihan ini membekali petani dengan keterampilan mengenali kondisi hara tanah, membuat pupuk organik dari bahan yang tersedia di lingkungan sekitar, serta menguji kualitas pupuk organik yang dihasilkan. Melalui pendekatan praktik langsung, petani diharapkan mampu menerapkan pengelolaan kesuburan tanah secara lebih tepat, efisien, dan berkelanjutan.

Narasumber dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, Heri Mahbisa, menyampaikan pentingnya memahami daya dukung tanah sebagai dasar pengelolaan perkebunan kopi. Pemahaman terhadap kondisi lahan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan tindakan pengelolaan yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas tanaman.

Sementara itu, Dinihari Indah Kusumawati dan Hesti Eka Tantika dari BRMP Tanah dan Pupuk membekali petani mengenai pentingnya pengelolaan hara berimbang. Petani perlu memahami kondisi hara tanah dan kebutuhan tanaman agar pemupukan dapat dilakukan secara tepat sasaran, tidak berlebihan, serta tetap memperhatikan keberlanjutan kesuburan tanah.

Dalam sesi praktik, petani belajar melakukan analisis tanah menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Peserta mempraktikkan tahapan pengujian, membaca hasil analisis, dan memahami rekomendasi pemupukan yang dihasilkan. Dengan keterampilan ini, petani diharapkan memiliki dasar yang lebih baik dalam menentukan kebutuhan pemupukan untuk tanaman kopi mereka.

Tidak hanya berfokus pada pengujian tanah, pelatihan juga memperkenalkan pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan material in situ atau bahan yang tersedia di sekitar lahan, seperti jerami padi, sisa serasah tanaman kopi, dan kotoran hewan. Bahan-bahan tersebut diolah dengan bantuan dekomposer Agrodeco untuk mendukung proses penguraian bahan organik menjadi pupuk yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan budi daya.

Untuk mengetahui kualitas pupuk organik atau kompos yang dihasilkan, peserta juga diperkenalkan pada penggunaan Perangkat Uji Pupuk Organik (PUPO). Melalui pengujian ini, petani belajar menilai kualitas pupuk organik sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman terhadap bahan pembenah tanah dan sumber hara yang digunakan di perkebunan.

Rangkaian pelatihan tersebut memberikan pengalaman praktis bagi petani, mulai dari mengenali kondisi hara tanah, memahami rekomendasi pemupukan, memanfaatkan bahan organik lokal, hingga menguji kualitas kompos yang dihasilkan. Pendekatan ini diharapkan membantu petani mengurangi ketergantungan pada input dari luar, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia, dan meningkatkan efisiensi usaha tani.

Pelaksanaan KMP di Kabupaten Tanggamus merupakan bagian dari upaya mendekatkan inovasi dan teknologi pertanian kepada petani, sekaligus menjadi bagian dari program ICARE (Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment) dalam mendukung penguatan rantai nilai pertanian. Dengan dukungan kolaborasi lintas instansi serta keterlibatan petani milenial dan KWT, kegiatan ini diharapkan memperkuat kapasitas petani kopi dalam menerapkan pengelolaan hara yang berimbang dan pemanfaatan bahan organik lokal untuk mendukung perkebunan kopi yang produktif dan berkelanjutan.

Prev Next

- BRMP SDLP


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP SDLP Gelar Sosialisasi Penguatan Pengolahan Jerami Padi Melalui Program ICARE
    14 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Perluas Wawasan Modernisasi Pertanian, 105 Mahasiswa dan Dosen Universitas Jambi Kunjungi BRMP SDLP
    13 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Uji Implementasi RSNI Irigasi Perpompaan di Tegal, Komtek 65-23 Pastikan Standar Siap Diterapkan
    08 Okt 2026 - By BRMP SDLP
  • Thumb
    Tanam Cinta Pertanian Sejak Dini, BRMP SDLP Sambut Kunjungan Edu Agro Wisata RA Miftahul Jannah
    30 Sep 2026 - By BRMP SDLP

tags

pertanian

Kontak

(0251) 8323012; 081377277346
(021) 780 0644
[email protected]

Jl. Tentara Pelajar no. 12, Cimanggu, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat
16124

www.sdlahan.brmp.pertanian.go.id

© 2022 - 2026 BALAI BESAR PERAKITAN DAN MODERNISASI SUMBER DAYA LAHAN PERTANIAN. All Right Reserved