Sosline Seri #7 BRMP SDLP: Manfaatkan SIAP TANAM untuk Perencanaan Tanam Berketahanan Iklim
Bogor, 31 Agustus 2026 - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat pertanian dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) kembali menyelenggarakan Sosialisasi Online Seri #7. Kegiatan kali ini menghadirkan BRMP Agroklimat dan Hidrologi Pertanian dengan mengangkat topik “Pemanfaatan SIAP TANAM dalam Perencanaan Tanam Berketahanan Iklim”.
Sosialisasi menghadirkan Dariin Firda sebagai narasumber dan Farida Oktavia sebagai moderator. Mewakili Kepala Balai Besar BRMP SDLP, Ketua Kelompok Substansi Layanan dan Kerja Sama, Anggri Hervani menyampaikan bahwa perencanaan waktu tanam menjadi salah satu langkah penting dalam mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.
“Perencanaan tanam yang tepat menjadi bagian penting dalam membangun pertanian yang lebih adaptif dan berketahanan terhadap perubahan iklim. Dengan mengetahui waktu tanam yang sesuai, petani dapat meminimalkan risiko gangguan iklim dan potensi kehilangan hasil,” ujarnya.
Pemanfaatan SIAP TANAM (Sistem Informasi Adaptif untuk Perencanaan Tanam) diharapkan dapat mendukung petani dan pemangku kepentingan dalam menentukan waktu tanam yang lebih tepat dengan mempertimbangkan kondisi agroklimat. Informasi tersebut menjadi penting karena perubahan pola hujan, pergeseran musim, serta kejadian iklim ekstrem dapat memengaruhi keberhasilan budidaya dan produktivitas pertanian.
Melalui pemanfaatan informasi agroklimat dalam perencanaan tanam, keputusan budidaya diharapkan tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi juga didukung oleh data dan informasi yang lebih akurat. Dengan demikian, risiko kegagalan dan kehilangan hasil akibat ketidaktepatan waktu tanam dapat ditekan.
Sosialisasi Online Seri #7 diikuti sekitar 200 peserta yang bergabung melalui platform Zoom dan siaran langsung YouTube. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BRMP SDLP untuk terus memperluas diseminasi inovasi dan informasi sumber daya lahan pertanian, sekaligus mendorong penerapan teknologi dan informasi berbasis data dalam mendukung pertanian yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.