Dorong Pertanian Rendah Emisi, BRMP SDLP Perkuat Kolaborasi JCM untuk Wujudkan Pangan Berkelanjutan
Jakarta, 10 Juni 2026 – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) terus memperkuat langkah strategis dalam mendukung pembangunan pertanian rendah emisi melalui kolaborasi implementasi Joint Crediting Mechanism (JCM).
Kepala BRMP SDLP, Asdianto, melakukan diskusi bersama ID Food sebagai holding BUMN di bidang pangan dan PT Summit Niaga sebagai perwakilan Sumitomo Corporation, guna memppercepat kerja sama aksi mitigasi perubahan iklim di sektor pangan melalui skema JCM.
Diskusi yang dipimpin oleh Arief Adi Prasetyo tersebut membahas penguatan nilai tambah usaha pangan melalui berbagai peluang, termasuk mekanisme Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Dalam kesempatan tersebut, dibahas pula potensi implementasi NEK oleh Sumitomo Corporation di Indonesia, salah satunya melalui penerapan teknologi Alternate Wetting and Drying (AWD) pada lahan padi sawah di Kediri.
Penerapan AWD menunjukkan hasil positif, tidak hanya dalam menekan emisi gas rumah kaca dari lahan pertanian, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas yang telah dirasakan oleh petani di lapangan.
Asdianto menyampaikan bahwa teknologi AWD memiliki potensi besar sebagai salah satu aksi mitigasi sektor pertanian. Potensi tersebut akan semakin optimal apabila dikombinasikan dengan berbagai pendekatan lainnya, seperti penggunaan varietas padi rendah emisi serta penerapan pemupukan berimbang.
“Upaya pengurangan emisi di sektor pertanian perlu dilakukan secara terpadu. Inovasi teknologi, praktik budidaya ramah lingkungan, serta penguatan kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pertanian yang produktif sekaligus berkelanjutan,” ujar Asdianto.
Joint Crediting Mechanism (JCM) merupakan skema kerja sama Indonesia dan Jepang dalam menghasilkan kredit karbon melalui implementasi aksi mitigasi perubahan iklim. Kredit karbon yang dihasilkan dapat dimanfaatkan dalam pasar karbon Indonesia maupun Jepang, sekaligus mendorong investasi teknologi hijau.
Sebelumnya, pada 18 April 2026, BRMP SDLP telah melakukan koordinasi dengan Sekretariat JCM Indonesia di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terkait rencana implementasi proyek JCM di sektor pertanian. Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Cahyadi, Asisten Deputi Kerja Sama Multilateral Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yang menyambut baik peran BRMP SDLP dalam mengawal pengembangan proyek JCM pertanian.
Melalui sinergi multipihak ini, BRMP SDLP berkomitmen mendorong transformasi pertanian Indonesia menuju sistem pangan yang lebih hijau, inovatif, rendah emisi, dan berdaya saing global.