ISO 9001:2015 Perkuat Kinerja dan Kualitas Layanan BRMP SDLP
Bogor, 8 September 2026 – Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumber Daya Lahan Pertanian (BRMP SDLP) melaksanakan Audit Survailen Ke-1 ISO 9001:2015 sebagai bagian dari upaya memastikan penerapan sistem manajemen mutu berjalan secara konsisten dan mampu mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi. Audit dilaksanakan oleh auditor eksternal dari PT Enhaii Mandiri 186, T.J. Joni Yasa, dan dihadiri Top Manajemen, Wakil Manajemen, serta seluruh jajaran manajemen BRMP SDLP.
Penerapan ISO 9001:2015 memiliki peran strategis dalam membangun sistem kerja yang terencana, terdokumentasi, terukur, dan berorientasi pada peningkatan berkelanjutan. Bagi BRMP SDLP, sistem manajemen mutu menjadi salah satu instrumen untuk memastikan setiap proses bisnis dan layanan dilaksanakan sesuai standar, memiliki pengendalian yang jelas, serta mampu memberikan hasil yang konsisten dan memenuhi kebutuhan pengguna layanan.
Kepala Bagian Tata Usaha BRMP SDLP, Anik Dwi Hastuti, menyampaikan bahwa audit survailen merupakan momentum penting untuk mengevaluasi konsistensi penerapan sistem manajemen mutu dalam seluruh proses kerja organisasi.
“Audit ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi menjadi sarana bagi kita untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan melihat bagian mana yang masih perlu diperbaiki,” ujar Anik.
Menurutnya, penerapan sistem manajemen mutu perlu dipandang sebagai bagian dari budaya kerja organisasi, bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan sertifikasi. Dengan penerapan yang konsisten, ISO 9001:2015 dapat membantu organisasi mengidentifikasi risiko, mengendalikan proses, meningkatkan efektivitas kerja, serta memastikan layanan diberikan secara lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pengguna.
Hasil Audit Survailen Ke-1 menunjukkan bahwa BRMP SDLP tidak memiliki temuan mayor maupun minor. Audit menghasilkan tiga temuan positif dan enam observasi yang menjadi masukan untuk evaluasi dan penyempurnaan sistem. Temuan positif menunjukkan adanya praktik baik yang telah berjalan dalam penerapan sistem manajemen mutu, sedangkan observasi menjadi peluang bagi organisasi untuk meningkatkan konsistensi dan efektivitas proses kerja.
Selain mengevaluasi penerapan sistem yang berjalan, auditor juga memberikan rekomendasi agar BRMP SDLP meningkatkan sosialisasi dan pelatihan mengenai perkembangan standar ISO 9001, termasuk mempersiapkan pemahaman terhadap ISO 9001:2026. Langkah tersebut penting agar seluruh unsur organisasi memiliki pemahaman yang sama terhadap perkembangan standar dan mampu mengantisipasi perubahan persyaratan sistem manajemen mutu.
Pelaksanaan audit survailen ini sekaligus menegaskan bahwa keberadaan ISO 9001:2015 di BRMP SDLP diarahkan untuk memberikan dampak nyata terhadap kualitas kinerja organisasi. Sistem manajemen mutu menjadi kerangka untuk memastikan proses kerja berlangsung secara konsisten, berbasis data dan evaluasi, serta terus mengalami perbaikan sesuai kebutuhan organisasi dan pengguna layanan.