Standar Infrastruktur dan Ameliorasi Lahan Sawah Rawa Dipertajam untuk Pertanian Berkelanjutan
Bogor, 21–22 September 2026 — Standar yang baik bukan sekadar menetapkan persyaratan di atas kertas. Standar harus mampu menjawab kebutuhan di lapangan, mudah diterapkan, serta memiliki ukuran keberhasilan yang jelas. Semangat tersebut menjadi fokus Komite Teknis (Komtek) 65-23 dalam menyempurnakan rancangan standar bidang sumber daya lahan pertanian.
Melalui rapat teknis kedua ini, Komtek 65-23 melanjutkan pembahasan RSNI Ameliorasi Lahan Sawah Rawa Pasang Surut dan RSNI Infrastruktur Panen Air Pertanian – Spesifikasi Teknis Perpompaan.
Berbagai catatan teknis yang muncul pada rapat sebelumnya ditelaah kembali dengan mempertimbangkan kebutuhan implementasi di lapangan. Sejumlah persyaratan dalam rancangan standar juga dioptimalkan agar lebih realistis diterapkan sekaligus dapat menjadi acuan dalam mengevaluasi keberhasilan penerapannya.
Pendekatan tersebut penting karena kondisi sumber daya lahan pertanian sangat beragam. Standar yang disusun perlu memiliki persyaratan yang cukup kuat untuk menjaga mutu, namun tetap operasional ketika diterapkan oleh para pengguna standar di lapangan.
Melalui pembahasan yang lebih mendalam tersebut, Komtek 65-23 terus mengarahkan kedua rancangan standar agar tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan pertanian.
Penyempurnaan RSNI ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menghadirkan standar yang lebih aplikatif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan pertanian, sekaligus memperkuat penerapan praktik pertanian yang terstandar untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.