Kenali Mineral Tanah, Kunci Menentukan Pemupukan yang Tepat
Bogor, 25 September 2026 — Pemahaman terhadap kandungan mineral tanah menjadi salah satu kunci dalam menentukan pengelolaan tanah dan pemupukan yang tepat. Informasi mengenai mineral tanah tidak hanya penting untuk mengetahui karakteristik tanah, tetapi juga menjadi dasar dalam memahami ketersediaan hara dan respons tanah terhadap pupuk yang diberikan.
Hal tersebut mengemuka dalam Sosialisasi Online Seri #8 BRMP SDLP yang diselenggarakan secara daring pada Jumat (25/9), dengan mengangkat tema “Prosedur Analisa Mineral Tanah dan Peranannya Bagi Tanaman.” Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda sosialisasi yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan oleh BRMP SDLP bersama UPT lingkupnya sebagai sarana berbagi pengetahuan dan mendiseminasikan hasil inovasi serta teknologi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan. Pada seri kali ini, kegiatan diisi oleh BRMP Tanah dan Pupuk dengan menghadirkan Ulfa Mutammimah sebagai narasumber.
Membuka kegiatan, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanah dan Pupuk, Ibrahim Adami Sipahutar, menjelaskan bahwa tanah memiliki beragam fungsi, tidak hanya sebagai media tumbuh tanaman, tetapi juga menjalankan fungsi ekologis yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem.
“Mineral-mineral tanah sangat berpengaruh terhadap ketersediaan hara, retensi tanah, dan Kapasitas Tukar Kation (KTK),” ujarnya. Ia menjelaskan, kandungan mineral tanah juga turut menentukan kemampuan tanah dalam merespons pupuk yang diberikan. Oleh karena itu, informasi mengenai hasil analisis mineral menjadi bagian penting dalam memahami kondisi tanah dan menyusun rekomendasi pemupukan yang lebih tepat serta pengolahan lahan yang efisien, efektif dan berkelanjutan untuk mendukung swasembada pangan.
Menurutnya, pemahaman terhadap prosedur analisis mineral tanah perlu terus diperkuat, terutama bagi para praktisi laboratorium maupun pelaku pertanian yang berkaitan dengan pengelolaan tanah dan pemupukan. “Semoga sosialisasi ini memberikan manfaat, baik bagi praktisi laboratorium maupun pelaku pertanian lainnya,” harapnya.
Dalam pemaparannya, Ulfa Mutammimah menjelaskan bahwa analisis mineral tanah penting untuk memahami karakteristik dan kemampuan tanah dalam menyediakan serta menyimpan unsur hara bagi tanaman. Materi mencakup prosedur analisis mineral pada fraksi pasir dan liat, termasuk tahapan preparasi, identifikasi mineral, hingga pengukuran menggunakan mikroskop polarisasi dan X-Ray Diffraction (XRD). Selain itu, dibahas pula peranan mineral dalam memengaruhi pH, retensi hara, air dan struktur tanah, serta sebagai sumber unsur hara seperti kalium, kalsium, magnesium, besi, dan mangan. Ketersediaan hara tersebut tidak hanya ditentukan oleh kandungan mineral, tetapi juga dipengaruhi proses pelapukan dan kondisi tanah.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi yang dipandu oleh Setiyo Purwanto. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta dan dibahas secara interaktif, sehingga sesi diskusi tidak hanya memperdalam materi yang telah disampaikan, tetapi juga menghubungkannya dengan kebutuhan dan persoalan yang ditemui dalam praktik.
Melalui Sosialisasi Online Seri #8 ini, BRMP SDLP kembali memperkuat komitmennya untuk memperluas akses pengetahuan mengenai sumber daya lahan pertanian. Diseminasi yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pengguna sehingga hasil-hasil inovasi dapat semakin mudah dipahami dan dimanfaatkan dalam mendukung pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.